Mocopat Syafaat

Placeholder
Komunitas

Dinamika Komunitas

Komunitas adalah wadah bagi beberapa atau banyak orang yang saling berkumpul dan berguyup atas dasar kesamaan. Kesamaan itu bisa oleh nilai yang … Keep Reading

  • JAMAN EDAN

                                                                                                                            –dari Serat Kalatidha karya R. Ranggawarsita   Hamenangi jaman edan Ewuh aya ing pambudi Melu ngedan nora tahan  … Keep Reading

  • Jelang Ihtifal Maiyah

              Bulan Mei 2016 merupakan bulan spesial bagi Jamaah Maiyah Nusantara. Bukan hanya karena sebulan lagi memasuki bulan Ramadhan, akan… Keep Reading

Cerpen – Tuhan Pun Nyempil di Pojok Kota

in Sastra by
halaman depan

Kawasan Malioboro bersinar sangat terik. Hal ini tampaknya dijadikan alasan bagi Kang Marto untuk rehat sejenak dari kegiatan mencari nafkah. Sambil menambatkan becaknya, Kang Marto merogoh kantong celananya, menghitung pendapatannya setengah hari ini. “Narik becak sekarang ini semakin seret”, gumamnya. Setengah ngos-ngosan, gobyos keringet, meskipun baru setengah hari narik becak, Kang Marto memutuskan ngloyor ke angkringan Kang Dar.

Kang Dar heran melihat sahabat karibnya yang baru setengah hari sudah loyo, nggak ada greget, nglokro seperti kumbahan teles.

“Lho Kang Marto, belum ada setengah hari kok udah mampir aja di angkringan saya. Pelanggan banyak ya Kang, pasti kantong udah penuh jam segini..” Keep Reading

Membaca kembali “Jawa”

in Sastra by
Babad Tanah Jawa Jilid 1 & 2
Babad Tanah Jawa Jilid 1 & 2

Kapan terakhir Anda membaca teks ataupun buku berbahasa Jawa ? Jangan-jangan sewaktu belajar di SD atau SMP. Jangan khawatir Anda tidak sendirian, karena secara umum, sekarang ini memang tidak mudah untuk mendapatkan teks atau buku berbahasa Jawa. Namun alangkah baiknya kalau kita menyempatkan diri, untuk mau mencari dan membaca kembali “Jawa”.

Hal itu bisa dimulai dengan membaca buku Babad Tanah Jawa, sebuah karya sastra sejarah berbahasa Jawa dari sudut pandang orang Jawa sendiri. Kata babad sendiri berasal dari bahasa Jawa yang artinya “membuka lahan baru” atau “memotong pohon/ hutan”, hal ini berarti babad tanah Jawa, mengisahkan bagaimana para Raja ataupun para calon Raja memulai kekuasaannya di tanah Jawa.

Versi Babad Tanah Jawa yang menjadi koleksi Perpustakaan EAN ini, diceritakan oleh Keep Reading

1 3 4 5 6 7 10
Go to Top