Sepatah Mukadimah

in Redaksi by

Akhir tahun 2014 lalu, pegiat Maiyah Nusantara bertemu dan berkumpul di Baturaden, Purwokerto. Perjumpaan itu melahirkan refleksi mendalam. Bahwa ibarat jamaah shalat, barisan (shaf) dari Jamaah Maiyah Nusantara belum rapi dan rapat. Sedangkan, Imam sudah siap mengumandangkan takbiratul ihram. Maka, usaha merapikan dan merapatkan barisan menjadi sebuah keharusan.

Rembug Macapat Syafaat (RMS) sebagai wadah pegiat Macapat Syafaat pun harus berbenah diri. Unit-unit yang bernaung di Rembug Macapat Syafaat (RMS) seperti Nahdlatul Muhammadiyyin, Perpustakaan EAN, Sabanada, Forum Diskusi Martabat, Basori, dan Omah Aksara pun turut menyesuaikan diri untuk merapikan dan merapatkan barisan kembali.

Saluran Baru

Dalam usaha perbaikan internal Rembug Macapat Syafaat (RMS) pun tak ingin tak berjejak. Maka, dalam menjalani laku perbaikan diri Rembug Macapat Syafaat (RMS) ingin menorehkan sebuah tanda. Yakni dengan melahirkan www.macapatsyafaat.com diharapkan mampu menjadi buah konkret dari perbaikan internal.

Kelahiran www.macapatsyafaat.com pun dimaksudkan sebagai wujud pemberdayaan diri. Dalam arti, sudah terlampau lama kita mencecap nilai-nilai Maiyah. Sudah terlampau lama pula kita-meminjam istilah Pak Toto Raharjo, menjadi jamaah setor kuping. Nah, adanya www.macapatsyafaat.com diharapkan mampu menjadi media belajar kita untuk menjadi subyek informasi. Juga media belajar kita untuk menyebarkan nilai-nilai Maiyah kepada khalayak luas.

Selain itu, kelahiran www.macapatsyafaat.com juga dimaksudkan untuk merespon era banjir informasi. Era di mana informasi terserak pating nggedabyah. Era di mana informasi begitu cepat berderap mengepung sendi-sendi kehidupan kita. Hingga, kebenaran maupun kekeliruan suatu informasi tak bisa dibedakan.

Memang, di luar sana sangat mungkin gejala disinformasi gampang ditemui. Dan sangat mungkin pula dampaknya begitu menggelisahkan. Namun, sebagai media komunitas, www.macapatsyafaat.com tak lantas ingin menyebut diri sebagai sumber referensi terpercaya. Pun tak berani lantang mengatakan sebagai amanat hati nurani jamaah. Pun tak berani mengklaim diri sebagai media informasi yang enak dibaca dan perlu. Dengan segala kekurangan, www.macapatsyafaat.com hanya ingin menemani proses Jamaah Macapat Syafaat dalam upaya tumbuh bersama. Keberadaan www.macapatsyafaat.com pun tak lain hanya ingin menjadi ejawantah dari laku asah-asih-asuh.

Nah, lembaran yang kini panjenengan pegang, hanya semacam welcome drink. Yakni suguhan sambutan sebelum panjenengan memasuki pintu-pintu ilmu dalam rumah besar Macapat Syafaat. Juga semacam suguhan sambutan sebelum panjenengan khusyuk menikmati sajian informasi di www.macapatsyafaat.com. Dan juga semacam teman waktu senggang di sela-sela aktivitas panjenengan.

Akhir kata, selamat membaca!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*